+ archives

+ categories




website anti korupsi

Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1932

Rahajeng Rahina Nyepi Caka 1932.


Indahnya pulau Bali di barengin ragam budaya dan adat istiadat yg kuat tak akan lekang digilas era modern dan globalisasi ini, masyarakat Bali sangat menjaga kebudayaan mereka, salah satunya malam pengerupukan, malam sebelum Nyepi (*merupakan hari pergantian tahun Çaka bagi umat Hindu di Indonesia) di laksanakan.

Malam pengerupukan adalah malam di mana masyarakat hindu menjelang malam atau sore hari, mengelilingi rumah membawa obor, menaburkan nasi tawur. Sedangkan untuk di tingkat desa dan banjar, umat mengelilingi wilayah desa atau banjar tiga kali dengan membawa obor dan alat bunyi-bunyian. Sejak tahun 1980-an, umat mengusung ogoh-ogoh yaitu patung raksasa yang dibuat dengan bambu, kertas, kain dan benda-benda yang sederhana bentuknya berupa raksasa yang melambangkan Bhuta Kala. Ogoh-ogoh yang dibiayai dengan uang iuran warga itu kemudian dibakar. Pembakaran ogoh-ogoh ini merupakan lambang nyomia atau menetralisir Bhuta Kala, yaitu unsur-unsur kekuatan jahat. Tapi sekerang ogoh-ogoh tidak lagi di bakar, mungkin mengurangi resiko kebakaran kali he..he..

Taun lalu arak-arakan ogoh-ogoh sempat tidak di perbolehkan pemerintah daerah dengan alasan, Karena tidak ada hubungannya dengan Hari Raya Nyepi, maka jelaslah ogoh-ogoh itu tidak mutlak ada dalam upacara tersebut. Karena bukan sarana upacara, ogoh-ogoh itu tidak diarak setelah upacara pokok selesai serta tidak mengganggu ketertiban dan keamanan. Selain itu, ogoh-ogoh itu jangan sampai dibuat dengan memaksakan diri hingga terkesan melakukan pemborosan.

Nyepi bagi umat hindu adalah suatu ritual keagamaan yang berarti melaksanakan
*Amati geni (tidak menyalakan api termasuk memasak),  itu berarti melakukan puasa.
*Amati karya (tidak bekerja), menyepikan indra.
*Amati lelungan (tidak bepergian).
*Amati lelanguan (tidak mencari hiburan).
Pada prinsipnya, saat Nyepi, panca indra kita diredakan atau diistirahatkan dengan kekuatan manah dan budhi. Meredakan atau menahan nafsu dari panca indra itu dapat menumbuhkan kebahagiaan yang dinamis sehingga kualitas hidup kita semakin meningkat. Bagi umat yang memiliki kemampuan yang khusus, mereka melakukan tapa yoga brata samadhi pada saat Nyepi itu. Yang terpenting, Nyepi dirayakan dengan kembali melihat diri dengan pandangan yang jernih dan daya nalar yang tinggi. Hal tersebut akan dapat melahirkan sikap untuk mengoreksi diri dengan melepaskan segala sesuatu yang tidak baik dan memulai hidup suci, hening menuju jalan yang benar atau dharma.

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 6.0/10 (2 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +2 (from 2 votes)
Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1932, 6.0 out of 10 based on 2 ratings
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

1 comment to Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1932

  • diah

    bagus c bagus, cuman kok aku ngerasa potone kurang fokus ya

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: +1 (from 1 vote)

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>